Jakarta – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali digelar. Tapi tahun ini, ada sesuatu yang berbeda. Di sela-sela kemegahan mobil-mobil terbaru, area khusus di Gambir Expo justru ramai oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ini bukan kebetulan, melainkan bentuk komitmen nyata penyelenggara.
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menjelaskan alasannya. Menurutnya, sektor UMKM punya peran krusial bagi perekonomian, persis seperti industri otomotif.
"Kami ingin beri kesempatan yang sama. Biar mereka bisa tumbuh bersama, kolaborasi," ujarnya.
Jadi, jangan kira cuma bau ban dan pelitur yang bakal kamu cium di sana. Aroma sedap kuliner langsung menyambut. Ada Burger Bangor, Bakmi Sedjuk, sampai kerak telor yang legendaris. Tak ketinggalan, jajanan kekinian macam cilor dan takoyaki juga meramaikan. Semacam festival kuliner dalam pameran mobil, benar-benar sajikan cita rasa Nusantara.
Namun begitu, dukungan untuk UMKM tak berhenti di makanan minuman saja. Ruang kreatif juga dibuka lebar. Mulai dari fashion lokal, kerajinan tangan, sampai aksesori otomotif unik. Bahkan ada yang jual jam tangan mewah bekas pakai dan produk komunitas seperti Pergikebulan. Intinya, IIMS 2026 berusaha jadi platform kolaboratif yang lebih inklusif.
"Kami tak cuma ajang brand global pamer inovasi. Tapi juga wadah untuk memberdayakan pelaku ekonomi kreatif lokal. Inilah transformasi kami," tambah Rudi MF.
Artikel Terkait
Pemerintah Tambah AI hingga Konten Digital dalam Subsektor Ekonomi Kreatif
Komnas HAM Desak Perluas Pemeriksaan ke Mantan Kepala BAIS dalam Kasus Penyiraman Aktivis
Timnas Indonesia Tuntaskan Laga Uji Coba dengan Kemenangan 4-0 di Era Baru John Herdman
Bendera Iran Berkibar di Tengah Badai: Simbol, Makna, dan Pertarungan Identitas