MURIANETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan resmi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza. Pertemuan puncak yang digagas Amerika Serikat itu rencananya digelar di Institute of Peace, Washington D.C., pada 19 Februari 2026 mendatang. Meski undangan telah sampai, kehadiran Presiden dalam forum internasional tersebut belum dapat dipastikan.
Konfirmasi dari Istana
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan hal itu saat ditemui sejumlah wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (9/2).
"Ada," tutur Prasetyo, menanggapi pertanyaan mengenai undangan KTT BoP untuk Presiden Prabowo.
Namun, terkait agenda kehadiran, Prasetyo menyatakan bahwa kepastiannya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. "Belum (dapat dikonfirmasi kehadiran Presiden), nanti kami sampaikan kalau sudah ada kepastian," ujarnya.
Harapan untuk Lawatan yang Lebih Luas
Pras, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa jika Presiden akhirnya berangkat ke Amerika Serikat, pemerintah berharap kunjungan itu dapat dimanfaatkan untuk agenda lain yang tak kalah penting. Harapannya, momentum tersebut juga bisa digunakan untuk menandatangani hasil negosiasi tarif antara Indonesia dan AS, yang telah lama dibahas.
Artikel Terkait
Trump Kritik Respons NATO dalam Konflik dengan Iran di Selat Hormuz
Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Geopolitik dalam Silaturahmi Lebaran
PM Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta, Bahas Dampak Konflik Asia Barat dengan Prabowo
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026