MURIANETWORK.COM - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Huta Art Space di Siborong-Borong, Kabupaten Tapanuli Utara, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Sumatera Utara. Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap inisiatif pelestarian budaya yang digerakkan langsung oleh masyarakat dan berakar kuat pada kekuatan lokal.
Apresiasi untuk Kantong Budaya di Tanah Leluhur
Di tengah pesona alam Danau Toba, Fadli Zon menyempatkan diri meninjau ruang seni yang didirikan oleh fotografer Edward Tigor Siahaan pada akhir 2024 itu. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap upaya mandiri yang telah menciptakan sebuah pusat kegiatan budaya yang hidup di tanah leluhur.
Dalam kesempatan itu, Menteri menegaskan bahwa langkah yang diambil pendiri Huta Art Space merupakan contoh nyata bagaimana kecintaan individu pada budaya dapat bertransformasi menjadi gerakan pemajuan kebudayaan nasional. Ia melihat ruang ini sebagai inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut berperan aktif.
"Apa yang dilakukan Bapak Tigor ini merupakan contoh bagaimana kecintaan pada budaya bisa memajukan kebudayaan nasional. Ini sejalan dengan amanat konstitusi, yaitu memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia," ujar Fadli Zon, Minggu (8/2/2026).
Menilik Masa Lalu Melalui Lensa Retrospektif
Kunjungan tersebut bertepatan dengan berlangsungnya pameran foto bertajuk 'Batak Retrospective: Inspiration from the Past'. Fadli Zon pun menyaksikan langsung koleksi arsip foto bersejarah yang disusun secara kronologis, menampilkan berbagai sisi kehidupan masyarakat Batak tempo dulu di Bonapasogit.
Pameran yang memadukan karya fotografer, antropolog, dan peneliti asal Eropa itu tidak sekadar menampilkan gambar. Lebih dari itu, ia mengajak pengunjung untuk memahami mata pencaharian, tradisi, hingga pencapaian di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat Batak pada masa lampau. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran yang lebih mendalam terhadap warisan dan perjuangan generasi sebelumnya.
Menteri kembali menyampaikan apresiasinya terhadap konsep ruang budaya yang dikelola secara mandiri ini. "Saya berterima kasih kepada Bapak Tigor yang telah membangun Huta Art Space sebagai satu kantong budaya. Tempat ini tidak hanya menjadi ruang pamer, tetapi juga ruang aktivitas budaya yang hidup dan dirancang sendiri oleh beliau," ungkapnya.
Dukungan untuk Masa Depan Kebudayaan Lokal
Ke depan, Fadli Zon berharap Huta Art Space dapat terus konsisten menghadirkan beragam aktivitas budaya yang merangsang partisipasi masyarakat. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, khususnya dalam upaya mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal Tapanuli Utara ke khalayak yang lebih luas.
Kunjungan yang turut dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon I Kementerian Kebudayaan ini bukan sekadar seremonial. Ia merefleksikan komitmen pemerintah untuk secara aktif mendukung dan memperkuat ruang-ruang budaya berbasis komunitas. Tempat-tempat seperti Huta Art Space dianggap sebagai wadah strategis untuk edukasi, refleksi sejarah, dan tentu saja, menumbuhkan inspirasi bagi generasi penerus.
Artikel Terkait
Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan di Universitas Saudi
Organisasi Pers Desak Perpres Platform Digital Ditingkatkan Jadi Undang-Undang
Pria 61 Tahun Ditemukan Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Ketua DPD RI Dorong Pengusaha Muda Mandiri dan Fokus ke Sektor Strategis