MURIANETWORK.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov secara resmi menuduh Ukraina sebagai dalang di balik penembakan terhadap seorang jenderal senior intelijen militer Rusia di Moskow. Insiden yang terjadi Jumat (6/2) pagi waktu setempat ini, menurut Lavrov, merupakan upaya Kyiv untuk menggagalkan proses negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung antara kedua negara yang masih berperang.
Insiden Penembakan di Ibu Kota
Korban penembakan adalah Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, seorang pejabat tinggi yang menjabat sebagai wakil kepala badan intelijen militer Rusia (GRU). Ia diserang oleh seorang penembak tak dikenal di dalam sebuah gedung apartemen di area Moskow. Alekseyev sempat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka-luka, namun detail lebih lanjut mengenai tingkat keparahannya belum diungkap secara resmi.
Lembaga penyelidik utama Rusia, Komite Investigasi, telah membuka kasus ini. Dalam pernyataan awalnya, lembaga tersebut hanya menyebutkan bahwa "seseorang yang tidak dikenal melepaskan beberapa tembakan" ke arah sang jenderal sebelum kabur dari TKP. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang berhasil ditangkap dan motif pastinya masih diselidiki.
Artikel Terkait
AS Ajukan 15 Syarat Gencatan Senjata ke Iran, Siap Kerahkan Ribuan Tentara Tambahan
Mitra MBG Minta Maaf Usai Video Joget di Dapur Gizi Viral dan Berujung Sanksi
Polisi Sebut Kelalaian Pengemudi Jadi Penyebab Taksi Online Nyemplung ke Kolam Bundaran HI
Program Mudik ke Jakarta Raup Rp21 Triliun, Diprediksi Tembus Rp25 Triliun