Di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu lalu, suasana tampak biasa. Tapi di balik itu, pembicaraan serius terus berlangsung. Badan Gizi Nasional dan Kementerian Sosial sedang menggodok skema program Makan Bergizi Gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas. Intinya, mereka ingin program ini benar-benar tepat sasaran.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengakui bahwa koordinasi antar-lembaga ini memang butuh ketelitian. Menurutnya, skema untuk lansia terutama yang sebatang kara di atas 75 tahun sebenarnya sudah berjalan. Kemensos selama ini rutin memberi mereka makan dua kali sehari.
"Nah, kemudian karena sekarang ada Makan Bergizi, Pak Menteri Sosial menginginkan ada integrasi dan kita masih memikirkan mekanismenya," ujar Dadan.
Artikel Terkait
Kosovo Kalahkan Slovakia 4-3, Siap Hadapi Turki di Final Kualifikasi Piala Dunia
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan
Ambulans di RSUD Kudus Tak Dikenai Tarif Parkir Rp80 Ribu, Hanya Salah Paham