MURIANETWORK.COM - Patroli gabungan Brimob dan Perintis Polres Metro Jakarta Timur berhasil mencegah potensi tawuran di kawasan Matraman, Jakarta Timur, dini hari tadi. Dalam operasi yang digelar di titik rawan tersebut, dua orang remaja diamankan setelah kedapatan membawa senjata tajam. Keduanya dibawa ke Mapolres setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pencegahan di Titik Rawan
Operasi yang digelar di Jalan Kayu Manis itu merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif. Petugas menemukan sekelompok remaja yang tengah berkumpul di area permukiman padat penduduk pada jam-jam yang rawan. Dari pengamatan di lapangan, aktivitas mereka mencurigakan dan mengindikasikan niat untuk berbuat onar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut. "Diduga mereka akan melakukan tawuran," jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).
Pengamanan dan Tindak Lanjut
Setelah melakukan pendekatan, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap para remaja. Pemeriksaan itu membuahkan hasil dengan ditemukannya senjata tajam yang dibawa oleh dua dari mereka. Langkah cepat ini dinilai efektif mencegah eskalasi yang bisa mengganggu ketertiban umum di lingkungan sekitar.
Kombes Budi menegaskan bahwa patroli semacam ini merupakan kegiatan rutin yang intensitasnya ditingkatkan. Tujuannya jelas: memberikan rasa aman, khususnya di lokasi dan waktu yang sering menjadi sorotan. "Langkah cepat tersebut berhasil mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah padat penduduk," tambahnya.
Komitmen Patroli Preventif
Dalam kesempatan terpisah, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyatakan komitmennya untuk terus menggencarkan kehadiran personel. Fokusnya adalah pada lokasi-lokasi yang memiliki historis kerawanan tinggi terhadap tawuran dan kejahatan jalanan.
"Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi tawuran dan kejahatan jalanan. Kami akan terus meningkatkan kehadiran personel di titik-titik rawan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat," tegas Henik.
Polisi juga mengimbau peran aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mereka temui melalui layanan darurat 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan sigap.
Artikel Terkait
Polisi Selamatkan Empat Anak Korban TPPO, 10 Tersangka Ditetapkan
Astra Daihatsu Buka Peluang Umroh Lewat Program DAIFIT 2026
Penerima Bantuan Iuran JKN Dinonaktifkan, Pemerintah Buka Mekanisme Reaktivasi
Bareskrim Tetapkan Tiga Petinggi PT Dana Syariah Indonesia Tersangka Penipuan Rp2,4 Triliun