Di usia ke-18 tahun, Partai Gerindra memilih cara yang cukup unik untuk merayakannya. Bukan cuma seremoni biasa. Mereka membagikan ribuan bibit pohon buah ke masyarakat, sebuah langkah yang sarat makna. Perjuangan politik, dalam pandangan mereka, ibarat menanam pohon. Butuh waktu lama untuk tumbuh dan akhirnya berbuah, memberi manfaat untuk anak cucu kelak.
Rangkaian acara HUT berlangsung dari pagi sampai sore di kantor DPP. Ada pemotongan tumpeng, hadir pengurus, kader, dan warga sekitar. Tapi yang menarik perhatian adalah pembagian 8.500 paket sembako di wilayah Jabodetabek dan, yang menjadi sorotan, 2.500 bibit pohon buah.
Ketua DPP Partai Gerindra, Setyoko, punya penjelasan sendiri soal pemilihan bibit ini.
"Kenapa bibit? Ini simbol bahwa jalan perjuangan masih panjang, masih harus disiram dan dipupuk agar bisa memberi manfaat bagi rakyat banyak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
Menurut Setyoko, tindakan ini bukan sekadar gebyar sesaat. Ada pesan jangka panjang di baliknya.
Di sisi lain, kegiatan sosial seperti bagi-bagi sembako dan santunan anak yatim tetap berjalan. Itu sudah jadi tradisi tahunan mereka. Gerindra berkeras bahwa kerja-kerja semacam ini bukan agenda musiman, melainkan napas sehari-hari yang dijalankan kadernya di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan WFH Satu Hari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran
Iran Bantah Klaim Trump Soal Dialog, Sebut Upaya Manipulasi Pasar Minyak
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat
Arus Balik Lebaran Meningkat 50%, Pengelola Tol Siagakan Rekayasa Lalu Lintas