Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Hery Supriyono, membenarkan kabar yang beredar. Tiga pejabat di lingkungan Pengadilan Negeri Depok terjaring operasi tangkap tangan KPK. Mereka yang diamankan adalah sang Ketua, Wakil Ketua, dan seorang juru sita.
Hery mengaku mendapat informasi itu langsung. "Info yang saya terima itu Wakil, Ketua dan Juru Sita. Ada tiga orang," ujarnya kepada awak media.
Pernyataan itu dia sampaikan saat mendatangi PN Depok, Jumat lalu. Soal lokasi penangkapan dan detail kasusnya, Hery memilih tak berkomentar lebih jauh. Raut wajahnya tampak serius, mencerminkan keprihatinan yang dalam.
"Ini saya datang ke PN Depok sehubungan dengan peristiwa OTT," katanya.
Dia melanjutkan, "Pertama, saya sebagai pimpinan Pengadilan Tinggi turut prihatin atas kejadian tersebut yang sebenarnya tidak kita inginkan."
Menurut Hery, Mahkamah Agung tak pernah berhenti mengingatkan. Seluruh hakim dan jajarannya diimbau untuk selalu bekerja profesional, menjauhi praktik-praktik pelayanan yang bersifat transaksional. Imbauan itu, sayangnya, sepertinya tak sepenuhnya didengar.
"Imbauan selalu disampaikan oleh pimpinan. Namun itu pun tetap terjadi," ucapnya dengan nada kecewa.
"Ya, harus kita terima dan sekarang sedang dalam proses hukum, maka kita ya kita serahkan semuanya kepada aparat yang punya kewenangan untuk ini."
Operasi ini sendiri digelar KPK sehari sebelumnya, Kamis. Dari ruang jumpa pers di Jakarta, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, memberikan konfirmasi awal.
"Telah terjadi penangkapan terhadap para pelaku tindak pidana korupsi yang tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan," jelas Asep.
Dia menambahkan, "nanti kita lihat ya, ada delivery ya, apakah nanti itu bentuknya penyuapan atau pemerasan."
Narasi itu menguatkan dugaan kuat bahwa OTT ini berkaitan dengan suap pengurusan suatu perkara. Situasi di PN Depok kini tentu saja mencekam, menunggu proses hukum berikutnya yang akan berjalan.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Selamatkan Empat Balita Korban Perdagangan Orang ke Sumatera
Kapolri Bahas Optimalisasi Perlindungan Buruh Perempuan dan Penyelesaian Masalah Industrial dengan KSBSI
Transformasi Digital Pendidikan Terganjal Kesenjangan Internet di Daerah 3T
BRI Bersihkan Pantai Kedonganan, Kumpulkan 931 Kg Sampah