MURIANETWORK.COM - Sebuah ledakan dahsyat di tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai delapan lainnya. Insiden yang terjadi di distrik East Jaintia Hills itu memicu operasi penyelamatan besar-besaran untuk mencari korban yang mungkin masih terjebak di dalam reruntuhan.
Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan
Petugas kepolisian setempat mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam sebuah pernyataan resmi. "Selama operasi penyelamatan, total 18 jenazah telah ditemukan dari lokasi ledakan," jelas mereka. Operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan sempat dihentikan saat malam tiba karena kondisi yang membahayakan, namun direncanakan akan dilanjutkan keesokan harinya dengan bantuan personel ahli dari badan penanggulangan bencana.
Manish Kumar, seorang pejabat tinggi di East Jaintia Hills, menambahkan rincian mengenai korban luka. "Delapan orang lainnya terluka," ungkapnya, seraya menegaskan bahwa lokasi kejadian adalah sebuah 'tambang lubang tikus ilegal'.
Artikel Terkait
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama
Apple Umumkan WWDC 2026 Digelar 8-12 Juni, iOS 27 dan OS Lainnya Diprediksi Meluncur
Jalan Nirmala Berefek, Desa Malasari di Bogor Ramai Pengunjung Saat Lebaran