"Bupati mengatakan sungguh sangat terbantu dan sangat luar biasa. Etos kerja yang ditunjukkan oleh para praja ini benar-benar memberikan motivasi bukan hanya kepada bupati, tapi kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang," sambungnya.
Peran Strategis dalam Pemulihan Layanan
Secara lebih rinci, peran yang akan dijalankan para praja dan ASN pendamping difokuskan pada dua hal utama: mendorong pemulihan layanan publik dan penguatan kapasitas administrasi pemerintahan di tingkat daerah. Mereka diharapkan dapat berkontribusi nyata, mulai dari perbaikan fasilitas publik hingga pendampingan teknis administrasi, yang semuanya bertujuan untuk mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat.
Menutup arahan, Wiyagus kembali menekankan pentingnya integritas dan sikap selama bertugas di lapangan.
"Oleh karena itu, saya berpesan agar seluruh praja senantiasa menjunjung tinggi disiplin, kemudian loyalitas, dan etika kepamongprajaan. Jaga sikap, jaga perilaku, serta jadilah teladan di tengah masyarakat," pungkas Wiyagus.
Prosesi pelepasan yang berlangsung dengan khidmat itu juga dihadiri oleh Rektor IPDN Halilul Khairi beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya di lingkungan institut, menandakan keseriusan dan dukungan penuh dari pimpinan kampus terhadap misi kemanusiaan dan edukatif ini.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Ekspor Mineral Kritis ke AS Wajib Olah Dalam Negeri
Pemkab Sukoharjo Beri Pembinaan ke Kades yang Tak Izinkan Salat Id Lebih Dulu
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026
Lille Kalahkan Marseille 2-1 di Velodrome, Persaingan Papan Atas Ligue 1 Makin Ketat