Permintaan Iran ternyata tak cuma soal tempat. Mereka juga ingin format perundingan diubah total. Ruang lingkupnya minta dipersempit jadi negosiasi dua arah yang cuma bahas isu nuklir. Apa alasan persisnya? Itu masih jadi tanda tanya besar.
Seorang diplomat regional yang mengetahui detil tuntutan itu mencoba menjelaskan.
"Mereka ingin mengubah formatnya, mereka ingin mengubah cakupannya," katanya.
"Intinya, mereka cuma mau bahas masalah nuklir dengan Amerika. Sementara pihak AS punya agenda lebih luas, ingin memasukkan isu rudal balistik dan aktivitas proksi Iran di kawasan," sebut diplomat tersebut.
Jadi, meski lokasi sudah disepakati, perbedaan mendasar soal apa yang akan dibicarakan justru menjadi tantangan sesungguhnya. Pertemuan di Oman nanti, jika jadi, hanya akan jadi babak awal dari sebuah proses yang dipastikan tak akan mudah.
Artikel Terkait
Dorong Kendaraan Listrik, Pemerintah Siapkan Aturan Baru: Insentif Menggiurkan hingga Denda Menanti
Pemerintah Godok Insentif Pajak untuk Pacu Industri Baterai Kendaraan Listrik Lokal
Pemerintah Godok Aturan Impor Mobil Listrik, Insentif PPnBM Nol Persen Dilanjutkan
Dari Lumbung Purba ke Pangkuan Kita: Kisah Persekutuan Abadi Kucing dan Manusia