Gara-gara isu pergantian direksi bank-bank Himbara, suhu politik kembali memanas. Kali ini, pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin jadi sorotan tajam PDIP. Mereka menilai ucapan Sjafrie sudah keluar dari wewenangnya dan justru berpotensi menciptakan kegaduhan.
Mufti Anam, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, tak sungkan menyuarakan kritik. Menurutnya, pernyataan pejabat publik di luar tupoksinya harus dihentikan.
Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi internal yang serius. Baginya, ranah perbankan BUMN jelas bukan wilayah seorang Menhan.
Di sisi lain, Mufti juga menekankan bahwa jika pun ada wacana perombakan, pemerintah wajib memberi penjelasan objektif ke publik. Apa indikatornya? Di mana letak kegagalannya? Soalnya, data yang ia terima justru menunjukkan hal sebaliknya.
Ia lantas mengingatkan peran strategis bank-bank BUMN tersebut. Mereka bukan cuma tulang punggung penerimaan negara lewat dividen, tapi juga penggerak ekonomi akar rumput lewat KUR dan pembiayaan UMKM.
Artikel Terkait
Dunia dalam Sehari: Grok Dibuka Kembali, Alcaraz Pecahkan Rekor, hingga Duka di Balochistan
Kasus Aurelie Picu DPR Bahas Ancaman Child Grooming di Rapat Intens
Korlantas Perketat Pengawasan, Kamera ETLE di Tol Yogyakarta Dioptimalkan
Gudang Dekorasi dan Ruko Ludes Terbakar di Tangsel, Kerugian Capai Rp 7 Miliar