Motif di balik penculikan anak di Tambun Selatan akhirnya terungkap. Polisi menyebut pelaku, berinisial MAR, punya tujuan yang cukup personal: ingin kembali menjalin hubungan asmara dengan ibu dari korban. Itulah alasan utama di balik aksi nekatnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan hal itu kepada awak media pada Sabtu lalu.
Kronologi kejadiannya bermula Minggu (25/1) lalu. Saat itu, korban yang berinisial MAA disuruh keluarganya beli LPG di sebuah warung tak jauh dari rumahnya di Desa Setiamekar. Tapi, anak itu tak kunjung pulang.
Menurut sejumlah saksi, MAA terakhir terlihat bersama seorang pria. Pria itu memakai atribut ojol dan mengendarai motor. Diduga, pelaku memaksa si anak untuk ikut dengannya bahkan dikabarkan sempat mengancam pakai belati yang ditaruh di dashboard motornya.
Artikel Terkait
Bamsoet Soroti Langkah Prabowo Perkuat Bursa di Tengah Guncangan MSCI
Rakornas 2026 di Sentul: Kunci Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas
Kisah Penculikan Bocah Bekasi Berakhir di Atas Bus Bandung-Merak
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar