Pemerintah Amerika Serikat kembali mengalami shutdown sebagian. Ini terjadi Sabtu (31/1) waktu setempat, setelah tenggat waktu pendanaan lewat tanpa ada kesepakatan dari Kongres untuk anggaran tahun 2026.
Namun begitu, situasi ini kemungkinan cuma sebentar. Menurut laporan AFP, DPR AS diprediksi akan segera bertindak awal pekan depan. Mereka diharapkan meratifikasi kesepakatan anggaran yang sebenarnya sudah dapat lampu hijau dari Senat.
Lantas, apa yang memicu kebuntuan ini? Akarnya adalah kemarahan Partai Demokrat. Amarah mereka menyala setelah dua demonstran tewas ditembak oleh agen federal Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Agen-agen itu dikerahkan Presiden Donald Trump ke Minneapolis beberapa pekan sebelumnya.
Insiden itu langsung meracuni suasana negosiasi. Pembicaraan untuk menganggarkan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang membawahi ICE pun akhirnya macet total.
Artikel Terkait
Kapolri Kukuhkan Ojol Riau Sebagai Mitra Kamtibmas dan Satgas PHK
Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Puncak Arus Mudik
Wali Kota Jakarta Barat Imbau Warga Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026
Bocah 7 Tahun Terseret Arus Ditemukan Meninggal di Sungai Bendo Mongal Kediri