Suasana di Gedung MPR RI kemarin cukup berbeda. Wakil Ketua MPR dari PAN, Eddy Soeparno, duduk santai berhadapan dengan lebih dari dua ratus anak muda Gen Z. Acara townhall meeting itu digelar bareng organisasi Dewan Kita, dan nuansanya jauh dari formalitas kaku biasa.
Forumnya berlangsung interaktif banget. Para peserta, mewakili suara generasinya, menyampaikan uneg-uneg dan harapan. Isu yang mereka angkat beragam, mulai dari yang paling mendasar sampai yang paling kompleks. Mereka bicara soal susahnya cari kerja yang layak, jaminan hidup yang manusiawi, sampai kekhawatiran mendalam terhadap kondisi lingkungan dan perubahan iklim. Tak ketinggalan, hal-hal yang akrab di keseharian mereka juga mengemuka: akses pendidikan, pentingnya kesehatan mental, peluang buka usaha, sampai wacana ekonomi hijau yang lagi tren.
Buat Eddy, semua aspirasi yang meluncur deras itu bukan sekadar masukan biasa. Menurutnya, keterlibatan dan suara anak muda, khususnya Gen Z, adalah fondasi penting. Fondasi untuk merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran dan ga ketinggalan zaman.
Begitu penjelasan Eddy dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).
Nah, dari sekian banyak isu, soal ketenagakerjaan jadi sorotan utama. Banyak peserta yang vokal menekankan perlunya lapangan kerja baru. Kerja yang relevan dengan perkembangan teknologi, transisi energi, dan tentu saja, pembangunan yang berkelanjutan. Mereka juga nyoroti hal-hal praktis: pentingnya jaminan sosial, upah yang layak, dan ekosistem kerja yang adil buat pekerja muda.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Diperiksa Polisi Terkait Ijazah Orang Lain
Politisi Mali Divonis Tiga Tahun Penjara di Pantai Gading Atas Tuduhan Hina Presiden
Kasus Hogi Minaya Ditutup, Kejari Sleman: Demi Kepentingan Hukum
Tiga TKA China Jadi Tersangka Pengeroyokan Pekerja Lokal di Tambang Kolaka