“Ini demi kesehatan dan keselamatan jiwa mereka sendiri.”
Sebelumnya, seperti diberitakan, tabung Whip Pink itu ditemukan dalam proses penyelidikan kematian Lula. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menggambarkan saat jenazah ditemukan.
“Saudari LL tergeletak terbujur kaku sendirian di dalam kamar. Kami pun segera melakukan penyelidikan untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Soal asal-usul tabung gas itu, polisi masih mendalami. Mereka bekerja sama dengan Puslabfor Mabes Polri untuk menelusuri jejaknya. Perekaman CCTV di apartemen juga sedang diperiksa tim penyidik.
“Kami terus menelusuri dari mana tabung tersebut berasal. Alhamdulillah, dari Puslabfor kami sudah mendapatkan pembandingnya,” kata Iskandarsyah.
Investigasi terus berlanjut, sementara pesan agar gas itu tidak disalahgunakan bergema semakin kencang.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat
Dua Tenaga Kesehatan Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Tambrauw
Polisi Perketat Pengamanan Pasca Ledakan di Masjid Jember Saat Tarawih