Menjelang Ramadan dan Lebaran, pemerintah langsung bergerak. Mereka menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis lalu. Tujuannya jelas: mengantisipasi lonjakan harga dan menyiapkan stimulus ekonomi untuk masyarakat.
Rapat yang melibatkan sejumlah menteri dan pejabat tinggi ini berfokus pada pengendalian inflasi. Mereka ingin angka inflasi tetap sesuai target yang sudah ditetapkan dalam APBN, meski di tengah momen permintaan yang biasanya melonjak.
Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, fokus utamanya adalah memastikan pasokan pangan lancar ke semua wilayah.
"Kami mengarahkan agar ketersediaan beras dan komoditas strategis lain benar-benar terjamin," ujarnya.
"Harapannya, stok aman dan harganya tetap terjangkau buat masyarakat," lanjut Teddy.
Namun begitu, rapat itu tidak cuma membahas stabilitas harga. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendongkrak perputaran ekonomi selama bulan suci dan mudik Lebaran.
Artikel Terkait
Dua Tersangka Kerusuhan Agustus 2025 Divonis Penjara, 23 Lainnya Bebas Bersyarat
Gus Yahya Kembali Memegang Kendali, PBNU Pilih Rekonsiliasi
Setelah Seminggu, Upaya Tanggap Darurat Longsor Cisarua Masih Berjalan
KPK Periksa Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB