Di sisi lain, suasana di lokasi langsung riuh. Petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Bogor Kota cepat bergerak ke tempat kejadian. Tugas utama mereka: mengatur arus lalu lintas yang melintas di bibir jurang yang baru terbentuk itu.
KBO Satlantas, Iptu Lukito, yang dihubungi terpisah, menjelaskan situasinya. "Anggota masih siaga di lokasi untuk pengaturan. Arus tetap dua arah, tapi kami atur supaya kendaraan tidak terlalu mendekati pinggir tebing yang ambles," katanya.
Lukito juga mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, jalur Cilebut ini sudah lama dikenal rawan. "Sepanjang jalur itu nggak ada pembatas tebingnya. Langsung curam, langsung jurang. Kalau ada yang terperosok, ya langsung jatuh ke sungai di bawah," ujarnya menerangkan. Kondisi itu makin parah saat malam hari karena penerangan yang minim.
Sampai berita ini diturunkan, proses pemantauan dan pengamanan di lokasi masih terus berlangsung. Warga dan pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas.
Artikel Terkait
Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Penyegelan Air Keras ke Aktivis KontraS
Prabowo Tegaskan Batas Defisit Anggaran 3% PDB Tak Diubah Kecuali Darurat Besar
Kapolda Metro Jaya Jamin Transparansi Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Penyelidikan Penyiraman KontraS Gunakan Metode Ilmiah