Siang itu, rumah di Kampung Serab, Sukmajaya, terlihat tenang. SM, seorang ibu rumah tangga, sedang terlelap. Hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 itu berjalan biasa, sampai kemudian ada suara berisik yang membangunkannya dari tidur. Dan yang ia lihat membuat darahnya mendidih: seorang laki-laki asing sedang mengobrak-abrik rumahnya sendiri.
Tanpa pikir panjang, SM langsung bergerak. Dorongan naluri seorang ibu yang mempertahankan haknya berbicara lebih keras daripada rasa takut. Ia pun menghadang si pencuri yang ternyata sedang menggenggam uang Rp 500 ribu dari dalam stoples di atas meja. Tarik-menarik pun terjadi, suasana jadi mencekam.
Namun begitu, si pelaku tampaknya tak menyangka akan mendapat perlawanan sengit. SM berteriak sekencang-kencangnya memanggil bantuan. Teriakan itu yang akhirnya menjadi penentu. Beberapa warga bergegas datang dan bersama-sama meringkus penjahat itu hingga pihak berwajib tiba.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan kejadian ini. Menurut penjelasannya, peristiwa berlangsung sekitar pukul 10.45 WIB.
"Lalu Korban terbangun dan melihat pelaku sedang memegang uang (Rp 500 ribu) milik korban yang sebelumnya disimpan di dalam stoples atas meja,"
Begitu kata AKP Made Budi saat memberi keterangan pada Selasa (27/1) lalu. Aksi nekat sang ibu ini pun berhasil menggagalkan niat jahat pelaku. Di sisi lain, ini jadi pengingat bahwa kewaspadaan di rumah sendiri itu sangat penting, bahkan di saat kita merasa paling aman sekalipun.
Cerita ini akhirnya ramai dibicarakan. Bukan cuma soal pencuriannya, tapi lebih pada keberanian seorang warga biasa yang memilih untuk melawan. Hasilnya, maling itu pun tak berkutik.
Artikel Terkait
Semifinal Liga Europa 2026: Nottingham Forest vs Aston Villa dan Braga vs Freiburg Siap Bertarung
Negara Teluk Sepakat Tolak Rencana Iran Terapkan Tarif di Selat Hormuz
DPR Kritik Usulan Pemindahan Gerbong KRL Perempuan ke Tengah: Bukan Solusi untuk Keselamatan Sistemik
Jadwal Salat Makassar Kamis 30 April 2026: Imsak Pukul 04.35 Wita, Magrib Waktu Buka Puasa