Pelecehan di Balik Pintu Terkunci: Polisi Pandeglang Buru Manajer Sawit

- Senin, 26 Januari 2026 | 19:20 WIB
Pelecehan di Balik Pintu Terkunci: Polisi Pandeglang Buru Manajer Sawit
Kasus Dugaan Pelecehan di Pandeglang

Polisi Pandeglang Gerak Cepat Tangani Laporan Pelecehan Seksual

Polres Pandeglang tak akan tinggal diam. Mereka berjanji bakal menindaklanjuti serius laporan pelecehan seksual yang menimpa seorang karyawati, diduga dilakukan oleh manajernya sendiri. Langkah awal sudah jelas: memeriksa sejumlah saksi kunci.

“Kita mau memanggil saksi-saksi dulu,” ujar IPDA Widianto, Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (26/1/2026).

Nada bicaranya tegas. Laporan dari pihak korban, katanya, sudah resmi berada di meja penyidik. Proses pemeriksaan saksi direncanakan dimulai Selasa (27/1) besok.

“Memeriksa saksi-saksi dulu besok. Nanti kita sampaikan yang menjadi temuan kita,” tambah Widianto.

Ceritanya begini. Seorang perempuan yang bekerja di sebuah perusahaan kelapa sawit di kawasan Pandeglang, Banten, mengaku mengalami pelecehan seksual tepat di tempat ia mencari nafkah. Keluarganya pun tak terima. Mereka ambil langkah tegas dengan melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

“Atasannya sebagai manajer,” jelas Amir, paman korban, pada Jumat (23/1).

Menurut penuturan Amir, segalanya berawal saat sang keponakan diperintahkan menghadap ke ruangan sang manajer. Situasi yang seharusnya profesional berubah jadi mimpi buruk.

“Dia dipanggil ke ruangan, ruangan langsung dikunci, langsung terjadi di ruangan manajer tersebut,” tuturnya, menggambarkan momen yang diduga sebagai awal pelecehan.

Kini, bola ada di pihak kepolisian. Masyarakat menunggu, sementara proses hukum perlahan mulai bergulir.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar