Markas besar UNRWA di Yerusalem Timur dilalap api. Badan PBB untuk pengungsi Palestina itu menyebut, gedung yang sebelumnya sudah diserbu dan dirusak oleh otoritas Israel itu kini dibakar. Kejadian ini menambah panjang daftar ketegangan antara Israel dengan lembaga bantuan utama untuk warga Palestina.
Menurut pernyataan resmi UNRWA pada Minggu (25/1) waktu setempat, kebakaran ini digambarkan sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menggerus status pengungsi Palestina. Mereka tak memberikan rincian lebih jauh soal apa yang memicu kobaran api itu.
“Setelah diserbu dan dihancurkan oleh otoritas Israel, Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur yang diduduki kini dibakar,” begitu bunyi pernyataan mereka, keras.
Di sisi lain, dinas pemadam setempat melaporkan mendapat panggilan pada Minggu pagi. Petugas bergegas ke lokasi dan berusaha memadamkan api agar tidak menjalar ke area sekitarnya. Sayangnya, penyebab pastinya masih gelap. Tidak ada penjelasan resmi dari pihak berwenang Israel mengenai sumber api.
Artikel Terkait
Thomas Djiwandono Ditunjuk Jadi Deputi Gubernur BI, Sinergi Moneter-Fiskal Jadi Fokus
Kabel Fiber Optik Menjerat Leher, Dua Pemotor Terluka di Cibinong
Wali Kota Depok Turun Langsung, Bangunan Liar di Situ Tujuh Muara Dibongkar
Gus Alex Bungkam Usai Diperiksa KPK Soal Kasus Kuota Haji