Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Senin lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan capaian yang cukup mengejutkan. Ternyata, Polri sudah melampaui target penyaluran beras murah atau SPHP untuk tahun 2025. Angkanya tidak main-main: 195.635 ton.
Jenderal Sigit memulai penjelasannya dari awal. Target awal Bulog untuk menyalurkan beras SPHP di tahun 2025 sebenarnya 1,5 juta ton. Namun, sebelum Polri dilibatkan, masih ada sisa sekitar 1,3 juta ton yang harus diselesaikan.
Dari sisa itu, Polri diberi tanggung jawab sebesar 10 persen saja.
"Dalam rangka menjaga stabilitas harga beras, Polri menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui penyaluran beras SPHP. Awalnya, target penyaluran beras SPHP oleh Bulog pada tahun 2025 adalah sebesar 1,5 juta ton,"
Begitu kata Sigit di hadapan para anggota dewan.
Nah, target 10% itu setara dengan 131.882 ton. Tapi dalam pelaksanaannya, kinerja Polri justru melesat jauh. Hingga tanggal 8 Januari 2026, mereka sudah menyalurkan 195.635 ton beras ke lebih dari 142 ribu titik se-Indonesia.
"Sampai dengan 8 Januari 2026, Polri telah melaksanakan penyaluran beras SPHP sebanyak 195.635 ton pada 142.873 titik. Capaian tersebut melampaui target yang diberikan kepada Polri,"
Ia menambahkan, angka ini bukan sekadar memenuhi kewajiban. Kontribusinya signifikan: mencakup 32% dari total realisasi Bulog nasional dan hampir 63% dari realisasi seluruh instansi pemerintah. Sebuah pencapaian yang patut dicatat.
Karena sudah jauh melewati batas yang ditetapkan, kegiatan penyaluran lewat GPM itu pun dihentikan sementara. Efeknya, menurut Sigit, terasa di lapangan.
"Sehubungan dengan capaian yang telah melebihi target tersebut, terhitung sejak 8 Januari 2026 kegiatan GPM Polri berupa penyaluran beras SPHP sementara waktu dihentikan karena telah melebihi target yang ditentukan,"
Ia menegaskan upaya ini berhasil menjaga stabilitas. Harga-harga kebutuhan pokok relatif stabil, tidak sampai langka atau memicu gejolak yang meresahkan masyarakat.
Jadi, itulah laporan dari Senayan. Program beras murah lewat Polri, untuk sementara, sudah berhasil melewati garis finish lebih awal.
Artikel Terkait
Panglima TNI Tegaskan Komitmen Perkuat Pertahanan Siber Lewat Kolaborasi dengan BSSN
Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Terpental ke Rak Bagasi Usai Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Alami Patah Tulang
Ukraina Tuding Israel Terima Gandum Curian Rusia, Israel Bantah dan Minta Bukti Resmi
Trump Sambut Raja Charles III di Gedung Putih, Sebut Inggris ‘Teman Paling Dekat’ AS