Hujan deras mengguyur kawasan Gunungputri, Bogor, sejak dini hari. Rupanya, guyuran itu membawa konsekuensi serius. Atap SMA Negeri 2 Gunungputri ambruk, menghancurkan tiga ruang kelas di lantai dua bangunan sekolah tersebut.
Kejadiannya sekitar pukul 04.50 WIB, saat wilayah itu masih sepi. Baru sekitar pukul enam pagi, kerusakan parah itu diketahui. Beruntung, tak ada korban jiwa.
"Soalnya kejadiannya kan masih jam 4-an gitu, jadi belum ada aktivitas sama sekali," jelas Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra.
Dia menambahkan detail kerusakan yang cukup parah. "Betul yang ambruk bagian atap di SMA Negeri 2 Gunungputri. Bangunannya dua lantai, yang ambruk itu atap di lantai dua. Ada tiga kelas yang rusak di satu bangunan itu."
Dari rekaman CCTV dan video yang beredar, pemandangannya sungguh berantakan. Rangka baja ringan dan genteng-genteng berat berhamburan memenuhi ruangan. Serpihannya bahkan berserakan lewat tangga menuju lantai dua.
Udin memperkirakan, genteng yang digunakan cukup berat. "Kalau saya lihat gentengnya itu berat ya, perkiraan sekitar 3 kilogram satu gentengnya itu," ujarnya.
Di sisi lain, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sudah bergerak cepat. Mereka langsung mendatangi lokasi untuk menilai kerusakan dan melakukan penanganan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengonfirmasi bahwa hanya atapnya yang roboh. Struktur bangunan utama masih berdiri. Namun begitu, sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar-mengajar terpaksa diliburkan sementara.
"Hasil kaji cepat itu yang ambruk bagian atapnya saja, bangunannya nggak ambruk. Jadi sekolahnya kan sekarang diliburkan, BPBD sudah ke lokasi untuk penanganan," kata Adam Hamdani, Jumat (23/1/2026).
Kini, suasana di SMA Negeri 2 Gunungputri pasti lengang. Hanya tinggal puing-puing atap yang jadi saksi bisu hujan deras dini hari tadi.
Artikel Terkait
Dua Tersangka Baru di Kasus Korupsi Desa Muba, Termasuk Staf Ahli Bupati dan Advokat
Bayi Diduga Dianiaya Pengasuh di Daycare Banda Aceh, Polisi Amankan Pelaku
Human Initiative Luncurkan Flash Sale Qurban Rp1,7 Juta per Bagian Sapi, Fokus ke Indonesia Timur dan Afrika
Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Kedokteran Nuklir PET-CT dan SPECT-CT untuk Deteksi Dini Kanker