Dua Pohon Tua Tumbang, Rumah dan Ruko di Serang Luluh Lantak

- Selasa, 20 Januari 2026 | 12:20 WIB
Dua Pohon Tua Tumbang, Rumah dan Ruko di Serang Luluh Lantak

Hujan deras dan angin kencang melanda kawasan itu dini hari. Akibatnya, dua pohon asam jawa berusia tua tak lagi sanggup bertahan. Keduanya tumbang, menghantam sebuah rumah dan dua ruko di Jalan Ciruas-Petir KM 7, Kelurahan Nyapah, Walantaka, Kota Serang.

Peristiwa ini terjadi Selasa pagi, tepatnya sekitar pukul setengah empat. Batang-batang besar itu bukan hanya merusak bangunan, tapi juga melintang begitu saja di tengah jalan, memutus akses warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menjelaskan penyebabnya.

"Ini karena curah hujan tinggi disertai angin kencang. Pohon asam jawanya sendiri sudah tua, akhirnya roboh. Menimpa satu rumah dan dua ruko yang kebetulan kosong," jelasnya.

Sayangnya, ada satu korban yang mesti dirujuk ke rumah sakit. Adalah Bahay, sang pemilik rumah, yang mengalami luka-luka.

"Dia terluka di bagian dadanya, tertimpa material bangunan yang ambruk. Sekarang sudah kami bawa untuk dirawat di RS Hermina," tambah Hermawan.

Menyusul kejadian itu, petugas gabungan langsung bergerak. Mereka berasal dari BPBD Kota Serang, BPBD Provinsi Banten, dan Polsek Walantaka. Tugas utama mereka: membersihkan lokasi dan mengamankan situasi.

Kapolsek Walantaka, AKP Dulhak, memaparkan langkah-langkah yang diambil timnya.

"Kami lakukan evakuasi batang pohon, lalu mengatur arus lalu lintas di sekitar. Yang tak kalah penting, pengamanan lokasi agar semuanya tetap kondusif," ujar Dulhak.

Upaya mereka tak sia-sia. Kini, jalan utama sudah bisa dilalui lagi, baik untuk kendaraan roda dua maupun mobil. Meski begitu, imbauan tetap disampaikan.

Dulhak mengingatkan warga untuk selalu waspada, terutama saat cuaca sedang tak bersahabat. "Silakan laporkan segera jika ada kejadian serupa. Kesigapan kita bisa mencegah hal yang lebih buruk," katanya menutup pernyataan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar