Di tengah upaya pemerintah mendorong transformasi perpajakan, Partai Gerindra tak mau ketinggalan. Mereka baru saja menggelar acara sosialisasi sistem Core Tax untuk para kadernya. Acara yang digelar secara hybrid dari Kantor DPP itu diikuti oleh ratusan pengurus, mulai dari level pusat hingga daerah.
Bendahara Umum DPP Gerindra, Dimas Satrio Adityo, tampak serius menyambut agenda ini. Dalam keterangannya Senin (19/1/2025), ia mengapresiasi kehadiran langsung jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu RI yang datang memberikan penjelasan.
"Ini kita laksanakan, selenggarakan sebagai upaya kami dan DPP untuk memberikan informasi dan sosialisasi terkait dengan sistem perpajakan Core Tax kepada seluruh karyawan, seluruh pengurus, baik di level DPP, DPD, dan DPC,"
Menurut Dimas, langkah ini adalah wujud komitmen partainya sebagai badan publik. Gerindra ingin memastikan semua kader dan anggotanya, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, paham dan patuh terhadap kebijakan negara di bidang pajak.
"Kami menyelenggarakan ini, karena sebagai badan publik kami memiliki anggota dan pengurus di seluruh Indonesia, di mana sebagai warga negara wajib untuk mengikuti dan mendukung pemerintah terkait dengan program Core Tax atau perpajakan ini,"
Nah, fokus sosialisasi kali ini cukup spesifik: wajib pajak pribadi. Jadi, yang dibedah adalah kewajiban perpajakan para kader sebagai individu. Untuk urusan perpajakan kelembagaan partai sendiri, rencananya akan dibahas terpisah dalam bimbingan teknis nanti.
"Jadi kita memutuskan kepada wajib pajak pribadi untuk hari ini, untuk kelembagaan kita akan agendakan di kemudian hari. Tentunya kepatuhan pajak itu adalah kewajiban setiap warga negara,"
Di sisi lain, acara ini bukan cuma soal transfer pengetahuan teknis belaka. Ada pesan politik dan kedisiplinan yang coba ditanamkan. Panitia menekankan pentingnya loyalitas dan ketertiban administrasi dalam konteks kewajiban sebagai warga negara.
"Mohon kami diberikan penjelasan, sehingga kami semua bisa kader-kader ya, loyal, setia, tertib administrasi. Ini merupakan suatu kewajiban,"
Harapannya jelas. Dengan pemahaman yang lebih utuh, para pengurus di semua lini DPP, DPD provinsi, hingga DPC kabupaten/kota bisa lebih siap menjalankan kewajiban pajaknya dengan benar. Acara yang juga dihadiri Dirjen Pajak Bimo Widjayanto beserta staf ahli ini diakhiri dengan harapan agar sosialisasi membawa manfaat nyata.
"Semoga sosialisasi hari ini berjalan dengan baik, lancar, dan bermanfaat bagi kita semua,"
Partai berlambang burung garuda ini rupanya ingin memastikan basisnya tak gagap dengan sistem baru. Langkah awal ini, setidaknya, menunjukkan keseriusan mereka untuk ikut serta dalam transformasi perpajakan nasional.
Artikel Terkait
Mardiono Targetkan Indonesia Bebas Impor Beras Mulai 2025
Dua Calon Haji Soppeng Batal Terbang, Satu Hamil dan Satu Sakit
BRIN Kembangkan Makanan Praktis Berpemanas Tanpa Api untuk Jamaah Haji
Guru Besar IPB Tegaskan Data Stok Beras Pemerintah Valid Usai Sidak Prabowo