Jakarta Utara bergerak cepat. Menghadapi genangan air yang meluas, seluruh pompa yang ada kini difungsikan maksimal untuk menyedot banjir. Tujuannya jelas: mempercepat surutnya air.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menjelaskan upaya yang sedang dilakukan.
"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, TNI, Polri, serta pengelola kawasan Ancol. Intinya, seluruh pompa yang ada harus dikerahkan untuk mempercepat penyedotan air," ujarnya, Minggu (18/1/2025).
Menurut Hendra, operasi penyedotan air ini dilakukan secara maksimal. Semua pompa milik SDA dalam kondisi siaga penuh. Tak hanya itu, koordinasi juga dijalin dengan pihak Ancol yang punya pompa internal. Bahkan, pintu air Marina sengaja dibuka agar aliran dari sungai bisa lebih cepat menuju laut.
Di sisi lain, situasi di jalanan juga mendapat perhatian serius. Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, menyebutkan petugas kepolisian telah disiagakan di berbagai titik. Terutama di ruas-ruas jalan yang terendam dan tak bisa dilalui kendaraan.
Erick mengimbau para pengendara untuk menggunakan jalur alternatif. "Jangan memaksakan diri melintas," katanya. Hal ini penting untuk menghindari kendaraan mogok di tengah genangan, yang justru bisa bikin kemacetan makin parah.
Banjir sendiri sempat merendam beberapa wilayah lain seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Semper Barat. Kabar baiknya, genangan di sebagian besar lokasi itu sudah mulai menyusut, meski tetap perlu diwaspadai.
Artikel Terkait
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Tunggal Motor di Cibinong
Polda Sumsel Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil 25 Kasus, Selamatkan 34.252 Jiwa
LPPM Universitas Terbuka Dorong Penguatan SDM dan Wisata Berkelanjutan di Pulau Pahawang
Mobil Box Muatan Biji Plastik Terguling di Flyover Pesing Akibat Dihindari dari Tabrakan