Suasana antara Iran dan Amerika Serikat masih panas. Bahkan, tensi yang tinggi itu kini merambah ke forum Dewan Keamanan PBB, menunjukkan betapa runyamnya situasi.
Kalau dirunut ke belakang, kerenggangan ini mulai mengeras saat gelombang protes anti-pemerintah melanda Iran. Dalam beberapa kesempatan, AS dianggap ikut campur tangan. Mereka dinilai menyelusup ke urusan domestik Iran, sebuah langkah yang tentu saja ditanggapi dengan sinis oleh Tehran.
Namun begitu, AS tampaknya tak mau berhenti di situ. Mereka bahkan terang-terangan membuka opsi untuk mengambil tindakan yang lebih keras, jika situasi di Iran dinilai kian memburuk. Semuanya jadi makin rumit dengan tuduhan yang dilontarkan Iran: bahwa demonstrasi berdarah di negara mereka didalangi oleh AS dan Israel.
Artikel Terkait
Kim Jong Un Klaim Kemajuan Nuklir Angkatan Laut Usai Uji Coba Rudal Jelajah
Nuzulul Quran 2026 Diperkirakan Jatuh pada 5-6 Maret
Uang Takziah Raib di Rumah Duka, Pelaku Perempuan Beraksi Saat Keluarga Berduka
Artis Tetap Berangkat Umrah Meski Ketegangan Politik Timur Tengah Meningkat