Suasana antara Iran dan Amerika Serikat masih panas. Bahkan, tensi yang tinggi itu kini merambah ke forum Dewan Keamanan PBB, menunjukkan betapa runyamnya situasi.
Kalau dirunut ke belakang, kerenggangan ini mulai mengeras saat gelombang protes anti-pemerintah melanda Iran. Dalam beberapa kesempatan, AS dianggap ikut campur tangan. Mereka dinilai menyelusup ke urusan domestik Iran, sebuah langkah yang tentu saja ditanggapi dengan sinis oleh Tehran.
Namun begitu, AS tampaknya tak mau berhenti di situ. Mereka bahkan terang-terangan membuka opsi untuk mengambil tindakan yang lebih keras, jika situasi di Iran dinilai kian memburuk. Semuanya jadi makin rumit dengan tuduhan yang dilontarkan Iran: bahwa demonstrasi berdarah di negara mereka didalangi oleh AS dan Israel.
Artikel Terkait
Banjir Setinggi Dua Meter Rendam Sebelas Titik di Bekasi
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bulusaraung, Pencarian Korban Diintensifkan
Warga Greenland dan Denmark Serukan: Kami Bukan Komoditas!
Noe Letto Resmi Jadi Tenaga Ahli Strategis Dewan Pertahanan Nasional