Malam Jumat itu, Pondok Pesantren Fathul Ma'ani di Desa Kananga, Pandeglang, ramai oleh suara lantunan doa. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten menggelar acara istighosah sekaligus memperingati Isra Miraj di sana. Intinya, mereka mengumpulkan doa untuk kebaikan bangsa.
Ribuan santri, ulama, dan kader memadati lokasi. Menurut Ketua DPW PSI Banten, Hafiz Ardianto, berkumpulnya mereka bukan sekadar ritual. Ini soal solidaritas. Upaya nyata memperkuat kepedulian antar sesama.
"Do'a bersama dengan para ulama, pemerintah, santri, masyarakat dan kader ini untuk memperkokoh solidaritas bangsa di Banten," ujar Hafiz, Jumat (16/1/2026) malam.
Ia melanjutkan, "Kita berdoa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari segala bencana alam dan bahaya."
Doa itu, katanya, punya alamat yang spesifik. Pikirannya tertuju ke saudara-saudara di ujung barat Indonesia.
"Secara khusus kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat agar bisa segera pulih dan bangkit kembali," tambahnya.
Persoalan bencana ternyata tak jauh-jauh. Kabupaten Pandeglang sendiri sedang dilanda banjir. Hafiz berharap air cepat surut. Aktivitas warga, katanya, harus segera kembali normal.
"Di Pandeglang juga dilanda banjir, semoga banjir selesai, banjir surut agar warga kembali pulih," ucapnya.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina PSI Banten, Iyan Pribadi, melihat acara ini sebagai sebuah ikhtiar. Upaya kolektif masyarakat Banten agar situasi bangsa tetap kondusif di tengah musibah. Ia juga menyelipkan pesan penting.
"Momentum ini sebagai penguatan solidaritas teman-teman agar bisa membersamai, agar menjaga lingkungan khususnya lingkungan sumber daya alam," kata Iyan.
Baginya, doa dan aksi nyata harus berjalan beriringan. Memulihkan alam, katanya, juga bagian dari upaya bangkit dari bencana.
Artikel Terkait
Hardiknas 2026 Jatuh pada Sabtu, Sekolah Tetap Libur Meski Bukan Hari Libur Nasional
Kemendikdasmen Tetapkan Aturan Upacara Hardiknas 2026, Peserta Wajib Pakai Pakaian Adat
Rupiah Anjlok ke Rp17.326 per Dolar AS, Negosiasi AS-Iran Macet Jadi Biang Kerok
Serangan Udara Israel Hantam Lebanon Selatan, Lima Anggota Satu Keluarga Tewas