Kehadiran Militer di Tanah Beku
Niat Trump menguasai Greenland bukanlah hal baru. Sudah berkali-kali ia menyatakan tekadnya atas pulau yang kaya mineral dan posisinya sangat strategis itu. Alasannya selalu sama: keamanan nasional AS.
Namun begitu, langkahnya kali ini diiringi oleh aktivitas militer yang tak biasa. Beberapa negara NATO seperti Prancis, Swedia, Jerman, dan Norwegia telah lebih dulu mengumumkan pengiriman personel ke Nuuk, ibu kota Greenland, untuk misi pengintaian sejak Rabu.
Kehadiran mereka terasa semakin nyata. Mute Egede, Wakil Perdana Menteri Greenland, mengonfirmasi hal ini dalam sebuah konferensi pers.
“Tentara NATO diperkirakan akan lebih banyak hadir di Greenland mulai hari ini dan beberapa hari mendatang,” katanya.
Egede juga menyebut akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer yang muncul di wilayah tersebut. Mereka, kata dia, akan “berlatih”. Sebuah istilah yang sederhana, untuk sebuah situasi yang jauh dari sederhana.
Artikel Terkait
Serangan AS-Israel Tewaskan 555 Warga Sipil Iran, 200 di Antaranya Anak-anak
Perbasi Peringatkan Masyarakat Soal Maraknya Penipuan Atas Nama Organisasi
Gus Yahya Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Desak Indonesia Ambil Peran Mediasi
Gempa Magnitudo 5,0 dan 5,1 Guncang Maluku Barat Daya dan Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami