Iqbal Damanik, seorang Climate and Energy Manager di Greenpeace, baru-baru ini mengalami teror yang mengerikan. Ia mendapat kiriman mengancam: bangkai ayam tanpa kepala. Pada paket itu, terselip pesan ancaman yang membuat bulu kuduk berdiri.
Usai melaporkan kejadian ini ke Bareskrim Polri di Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026), Iqbal berbagi cerita kepada para wartawan yang menunggu.
"Saya terima kiriman itu tanggal 30 Desember," ujarnya, menjelaskan kronologi kejadian. "Isinya bangkai ayam, dan ada tulisan ancaman. Kira-kira bunyinya, 'Jaga mulutmu kalau mau keluargamu aman'. Lalu ada tambahan, 'Mulutmu harimaumu'."
Laporan polisi resmi telah dibuat dengan nomor LP/B/20/I/2026/SPKT/BARESKRIM/POLRI. Kasus ini disangkakan dengan Pasal 449 Ayat (2) KUHP, terkait ancaman tertulis dengan syarat tertentu.
Menurut Iqbal, teror ini bukan tanpa alasan. Ia menduga kuat ini ada kaitannya dengan aktivitas kampanye lingkungan yang ia jalani bersama Greenpeace belakangan ini. Ia berharap laporannya bisa menjadi tameng, agar para aktivis dan influencer lain tidak takut bersuara kritis.
Artikel Terkait
Greenland Tegaskan Setia ke Denmark, Tolak Isu Aneksasi AS
Satgas PKH Kuasai Jutaan Hektar Lahan, Denda Pelaku Sawit-Tambang Tembus Rp 5,2 Triliun
Antam Bantah Ledakan di Tambang Pongkor, Asap Tebal Ternyata dari Kayu Terbakar
Perpusnas Terpangkas Drastis, Anggaran Rp 377 Miliar Dinilai Tak Mampu Rawat Naskah Kuno