Dia bahkan mempersilakan bawahannya untuk berinisiatif. Dengan kewenangan yang sudah diberikan, Tito mengharapkan kecepatan eksekusi dalam setiap pekerjaan. Jangan sampai lamban.
Di sisi lain, Tito melihat pergantian pejabat sebagai hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Langkah seperti ini justru bisa menyegarkan suasana kerja. Selain itu, memberi kesempatan pada yang bersangkutan untuk merasakan tantangan dan lingkungan baru.
Menurutnya, dirinya sendiri aktif memantau kinerja anak buah. Tujuannya jelas: memastikan hanya mereka yang inovatif dan berprestasi yang menduduki posisi-posisi strategis. Bagi yang berprestasi, kesempatan "naik kelas" selalu terbuka.
"Mudah-mudahan semua bisa membantu saya," harap Tito menutup arahan.
Adapun ketiga pejabat yang dilantik itu adalah Akmal Malik, yang kini menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum. Lalu ada Cheka Virgowansyah sebagai Dirjen Otonomi Daerah. Serta Bahtiar, yang dipercaya menjadi Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan, Iran Bantah
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi
Presiden Prabowo Sampaikan Harapan Damai dan Optimisme di Perayaan Imlek Nasional