Harmonis, Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Jambi, menjelaskan bahwa mediasi telah dilaksanakan. Pertemuan itu melibatkan banyak pihak, duduk bersama untuk mencari penyelesaian.
Harmonis tak menyembunyikan rasa prihatinnya. Insiden ini, menurutnya, jelas mencederai dunia pendidikan dan mencoreng martabat seorang pendidik. Ia berharap kejadian serupa tak terulang di mana pun.
Jadi, meski awalnya menghebohkan, kasus ini kini sedang dalam proses penyelesaian. Pihak berwenang berusaha meredam dan memastikan lingkungan belajar mengajar kembali kondusif. Yang pasti, kejadian ini jadi pengingat keras bagi semua tentang betapa pentingnya menjaga etika dan komunikasi di sekolah.
Artikel Terkait
Nahkoda Ungkap Gaji Mandek Usai Majikan Jadi Tersangka Korupsi
Trump Desak Penguasaan Greenland demi Golden Dome Jelang Pertemuan Diplomatik
Mobil Rubicon Atas Nama Asisten, Saksi di Sidang Tipikor Cuma Bilang Tak Tahu
Wiyagus: Indonesia Maju Jika Desa Tak Lagi Jadi Pengekor