Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek yang menjerat mantan menteri Nadiem Makarim, ternyata juga menyebut nama Google. Dakwaan Kejaksaan Agung menyiratkan adanya kaitan antara investasi raksasa teknologi itu di Gojek dengan proyek Kemendikbud. Nah, Google Indonesia akhirnya angkat bicara.
Intinya, mereka membantah habis-habisan. Menurut Google, sama sekali tak ada hubungan antara mereka menanam modal di Gojek dengan kasus pengadaan di kementerian pendidikan itu.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menanggapi pernyataan Google dengan santai. Saat ditemui wartawan di gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu lalu, ia bilang proses hukum harus tetap berjalan.
Bantahan dari Google
Sebelumnya, melalui keterangan tertulis pada Minggu (11/1), Google Indonesia menjelaskan kronologi investasinya. Mereka menegaskan, sebagian besar suntikan dana ke entitas terkait Gojek itu terjadi antara 2017 dan 2021. Periode itu, menurut mereka, jauh sebelum Nadiem Makarim diangkat menjadi Mendikbudristek.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Bukti Aliran Dana Kasus Kuota Haji ke Gus Aiz
Balita dan Seorang Pria Tewas dalam Serangan Drone yang Guncang Rostov
Sangkur Perak untuk Serma Edi: Nyawa Rekan Ditebus dengan Terjun Bebas
Kapolri Resmikan 19 Jembatan di Jateng, Warga Diajak Gotong Royong