Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata punya rencana berbeda untuk tiang-tiang monorel yang mangkrak itu. Tidak semua akan dirobohkan begitu saja. Di kawasan Senayan, misalnya, sebagian dari struktur beton itu akan dibiarkan berdiri. Lalu untuk apa? Rencananya, tiang-tiang itu akan disulap jadi videotron raksasa dan papan reklame.
Gubernur DKI, Pramono Anung, menjelaskan bahwa prioritas pembongkaran saat ini memang difokuskan di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Nah, untuk yang di Senayan, pemprov punya pemikiran lain. Daripada dibongkar semua, lebih baik dimanfaatkan. Aset yang sudah ada itu kan sayang kalau cuma jadi besi tua.
"Kalau ini sudah berjalan dengan baik, yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya, untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan," ujar Pramono.
Perkataannya itu disampaikan saat ia meninjau langsung proses pemotongan tiang monorel di Rasuna Said, Rabu (14/1/2026) lalu. Menurutnya, langkah memanfaatkan tiang yang sudah ada jauh lebih masuk akal. Selain menghindari kesan mubazir, cara ini diharapkan bisa menyedot pemasukan baru bagi daerah. Lumayan, kan?
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan, Iran Bantah
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi
Presiden Prabowo Sampaikan Harapan Damai dan Optimisme di Perayaan Imlek Nasional