Hebar benar kabar dari Halmahera Utara. Warga di sana terpaksa menggotong jenazah, berjuang menyeberangi sungai yang arusnya tak main-main. Penyebabnya? Jembatan yang mereka andalkan ambruk diterjang banjir, sehingga tak ada pilihan lain.
Kepala BPBD setempat, Hentje Hetharia, membenarkan kejadian itu. "Iya, di Loloda Kepulauan itu," ujarnya saat dikonfirmasi.
Peristiwanya sendiri terjadi di Desa Salube. Video yang merekam momen penyeberangan yang berbahaya itu sudah beredar luas sejak Senin lalu. Meski begitu, Hentje mengaku belum mendapat laporan detail soal kronologi lengkapnya.
Di sisi lain, penjelasan lain datang dari Kabag Humas Pemprov Malut, Ailan Goraahe. Menurutnya, sebenarnya ada jembatan yang menghubungkan desa ke area pemakaman. Sayangnya, jembatan itu sudah lama hanyut.
Artikel Terkait
KPK Tunggu Kalkulasi BPK Sebelum Periksa Yaqut sebagai Tersangka
Korban Tewas Gelombang Protes Iran Tembus Dua Ribu Jiwa
Gencatan Senjata Gaza: Seratus Nyawa Anak Terenggut di Tengah Gencatan
Trump Serukan Dukungan untuk Demonstran Iran, Siapkan Sanksi dan Opsi Militer