Ricuh Suporter Warnai Malam Bogor, Jalanan Sempat Diblokir Massa

- Senin, 12 Januari 2026 | 01:15 WIB
Ricuh Suporter Warnai Malam Bogor, Jalanan Sempat Diblokir Massa

Suasana malam di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Bogor, mendadak ricuh. Aksi keributan antar kelompok suporter bola itu langsung menyebar cepat lewat media sosial. Untungnya, polisi sudah memastikan keadaan saat ini kembali kondusif.

Dari video yang beredar, terlihat jelas rombongan pemotor memblokir jalan raya. Mereka berkonvoi dalam jumlah besar, lalu berhenti mendadak di sekitar area terowongan. Yang terjadi selanjutnya cukup kacau: sejumlah orang tiba-tiba berlarian menyeberang jalan, dan beberapa di antaranya terlihat membawa bendera klub sepak bola.

Bukan cuma di situ. Kericuhan serupa ternyata terjadi di titik lain, yaitu Jalan Dadali. Dalam rekaman terpisah, sekelompok orang terlihat merusak sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Adegannya cukup membuat hati ciut.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, saat petugas tiba di lokasi, massa sudah bubar dengan sendirinya.

"Iya betul, cuma kita datang kesana sudah nggak ada, sudah membubarkan diri. Jadi mungkin sekilas aja kejadiannya. Kan mereka konvoi tuh, pulang nonton bola (nobar), mereka konvoi," jelas Doddy.

Dia menambahkan, keributan terjadi di beberapa titik tapi berlangsung singkat. Sampai saat ini, belum ada laporan resmi maupun orang yang diamankan terkait insiden tersebut.

"Ada di beberapa titik, tapi kita datang memang sudah nggak ada. Nggak ada yang diamankan sampai saat ini, nggak ada yang lapor. Jadi kejadiannya sekilas saja," imbuhnya.

Meski situasi sudah dinyatakan aman, polisi tak mau lengah. Tim patroli masih terus disiagakan di sejumlah titik untuk memantau perkembangan.

"Situasi sudah kondusif kemudian tim patroli masih bersiaga di pinggir jalan untuk pemantauan," pungkas Doddy.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar