Mobil angkot yang ugal-ugalan dan viral itu akhirnya diamankan polisi. Kejadiannya di Kota Bogor, di mana angkot tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online hingga jatuh. Kabar baiknya, pemilik angkot sudah menyatakan kesediaannya untuk menanggung segala kerusakan dan biaya pengobatan korban.
Kasubnit Laka Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Ryan, menegaskan hal itu pada Sabtu (10/1/2026).
“Untuk pemilik angkot siap bertanggung jawab atas kerusakan dan pengobatannya,” ujarnya.
Namun begitu, itu tidak serta-merta menghentikan proses hukum. Ryan menegaskan penyelidikan terhadap pengemudinya tetap berjalan. “Kita laksanakan penegakan hukum dan proses sedang berjalan,” ungkapnya. Rupanya, sopir angkot itu masih buron.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga meminta korban untuk segera melapor. Tanpa laporan resmi, penyelidikan akan sulit dilanjutkan.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengimbau,
“Untuk korban segera melaporkan biar kami segera melakukan upaya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.”
Semua ini berawal dari sebuah video yang membanjiri media sosial beberapa waktu lalu. Rekamannya jelas: sebuah angkot berwarna hijau melaju dengan kencang dan tak terkendali. Dalam video itu, terlihat sang angkot menabrak seorang pemotor di depannya.
Tapi bukannya berhenti, pengemudinya malah ngegas. Angkot itu melaju zig-zag, lalu kabur meninggalkan korban tergeletak. Menurut sejumlah saksi dan penelusuran, kendaraan itu melarikan diri ke arah Jalan Sudirman dan Jalan Sawojajar menuju Pasar Anyar. Diduga, sang sopir dalam keadaan mabuk.
“Kami sedang telusuri,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Susilo, sehari sebelumnya. Meski mobilnya sudah diamankan dan identitas pengemudi diketahui, orangnya sendiri masih dicari. Kasus dugaan tabrak lari ini jelas masih panas.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Pabrik Gas Whip-pink di Kemayoran, Ratusan Tabung Diamankan
Bayern Munchen Tumbangkan Real Madrid 4-3, Lolos ke Semifinal Liga Champions
Anggota DPR Desak Kemendikbudristek Bersikap Tegas Soal 16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelecehan Seksual
Peneliti ITB Peringatkan Dominasi Mobil Listrik China Bisa Guncang Industri Lokal, Belajar dari Kasus Thailand