Portland Memanas Lagi, Venezuela Bebaskan Tahanan, dan Kabar Gembira dari Kongo

- Jumat, 09 Januari 2026 | 14:30 WIB
Portland Memanas Lagi, Venezuela Bebaskan Tahanan, dan Kabar Gembira dari Kongo

Selamat pagi dan selamat datang di Dunia Hari Ini. Seperti biasa, kami sajikan untuk Anda rangkuman peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di berbagai belahan dunia dalam 24 jam terakhir.

Kita mulai dari Amerika Serikat, tepatnya di kota Portland, Oregon. Suasana di sana kembali memanas setelah sebuah insiden penembakan yang melibatkan agen federal. Menurut laporan, dua orang ditembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, kondisi mereka sampai saat ini masih belum jelas.

Kepolisian Portland sendiri sudah mengeluarkan pernyataan resmi.

“Dua orang dirawat di rumah sakit setelah penembakan yang melibatkan agen federal,” bunyi pernyataan mereka. “Kondisi mereka belum diketahui.”

Nah, dari pihak federal, ceritanya agak berbeda. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) lewat platform X menyebutkan, saat itu agen Patroli Perbatasan sedang melakukan pemeriksaan rutin. Mobil yang dicek tiba-tiba melakukan ancaman meski tidak dijelaskan bentuk ancamannya seperti apa sehingga seorang petugas terpaksa melepaskan tembakan untuk membela diri. Insiden ini tentu saja menambah daftar panjang ketegangan antara kota Portland dengan pemerintahan Donald Trump, yang dulu pernah berusaha, tapi gagal, mengerahkan Garda Nasional ke sana.

Venezuela Bebaskan Tahanan, Isyarat Damai?

Berpindah ke Venezuela, ada perkembangan menarik dari negeri itu. Jorge Rodríguez, presiden parlemen, mengumumkan bahwa pemerintah akan segera membebaskan sejumlah besar tahanan, baik warga Venezuela maupun warga asing. Prosesnya bahkan dikatakan sedang berlangsung saat ini juga.

Menurut Rodríguez, langkah ini murni merupakan isyarat perdamaian dari pihak pemerintah. Dia menegaskan bahwa keputusan ini bersifat sepihak dan tidak ada kesepakatan dengan pihak oposisi.

“Pemerintah Bolivarian, bersama dengan lembaga-lembaga negara, telah memutuskan untuk membebaskan sejumlah besar warga Venezuela dan warga asing,” ujarnya.

Namun begitu, Rodríguez yang tak lain adalah saudara dari penjabat presiden Delcy Rodríguez tidak merinci siapa saja nama-nama yang akan dibebaskan. Jumlah pastinya pun masih menjadi tanda tanya. Padahal, pembebasan tahanan ini adalah salah satu tuntutan lama dari kelompok oposisi di Venezuela.

Proyeksi Populasi Australia: Melambat

Lalu, ada kabar dari Australia. Pertumbuhan populasi di Negeri Kanguru diprediksi akan melambat tahun ini. Angkanya cuma sekitar 1,3 persen, turun dari 1,5 persen di tahun sebelumnya. Ini merupakan rekor terendah, lho.

Penyebabnya? Ternyata, arus migrasi netto diperkirakan akan menyusut drastis. Pada 2026 nanti, angka migrasi bersih diproyeksikan hanya 260.000 orang. Jauh sekali dibandingkan puncaknya di tahun 2023, yang jumlahnya hampir dua kali lipat. Pasca-pandemi, Australia memang kebanjiran pendatang dengan visa sementara. Nah, sekarang banyak dari visa itu yang akan segera habis masa berlakunya, sehingga memicu gelombang kepulangan.

Keajaiban Alam: Gorila Gunung Lahirkan Kembar

Dan untuk penutup yang membahagiakan, kita ke Republik Demokratik Kongo. Taman Nasional Virunga baru saja mendapat kejutan yang sangat langka. Seekor gorila gunung betina bernama Mafuko berhasil melahirkan bayi kembar!

Kedua bayi itu berjenis kelamin jantan dan dilaporkan dalam kondisi sehat. Staf taman nasional tak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka. Kelahiran kembar di kalangan gorila gunung liar itu sangat jarang terjadi. Bayangkan saja, tantangan untuk mengasuh satu bayi saja sudah besar, apalagi dua sekaligus di bulan-bulan awal dimana mereka sepenuhnya bergantung pada sang induk.

Penemuan menakjubkan ini berhasil didokumentasikan oleh para pelacak dari komunitas setempat pada tanggal 3 Januari lalu. Mereka yang rutin memantau kesehatan gorila, menemukan tambahan dua anggota baru dalam keluarga gorila Bageni. Dengan kelahiran ini, total anggota keluarga Bageni kini menjadi 59 ekor, menjadikannya keluarga gorila terbesar di seluruh taman nasional. Sungguh sebuah kabar gembira untuk kelestarian spesies yang terancam punah ini.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar