“Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini,” pungkas Khofifah.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto tak ketinggalan memberi apresiasi. Ia secara khusus menyampaikan penghormatan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia yang mendukung terwujudnya swasembada.
“Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” seru Prabowo di hadapan para undangan.
Ucapan terima kasih terdalam ia tujukan kepada para petani. Menurutnya, merekalah pahlawan sejati yang kerap terlupakan.
“Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Prabowo optimis, momen swasembada 2025 ini akan jadi batu pijakan. Bukan cuma untuk pertumbuhan ekonomi, tapi lebih jauh: meningkatkan kesejahteraan petani, menekan harga kebutuhan pokok, dan membuka akses pendidikan bagi anak-anak mereka. Ia juga mencatat, keberhasilan ini tidak hanya pada beras, tapi merambah ke komoditas seperti jagung dan singkong.
“Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” tandasnya menutup sambutan.
Acara pun berakhir. Namun, pekerjaan sesungguhnya menjaga momentum dan keberlanjutan nyatanya baru saja dimulai.
Artikel Terkait
Warga Sarinah Sambut JPO Baru, Tuntut Fasilitas Tak Sekadar Slogan
KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurangan Pajak
Dasco Desak BPS: Data Kerusakan Pascabencana Harus Rampung dalam Satu Minggu
Video Curhat Pekerja PJU Bogor: Gaji Rp 20 Juta Mandek, Dishub Klaim Sudah Bayar