Protes warga akhirnya membuat pengiriman sampah dari Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong, Serang, terpaksa dihentikan. Buat sementara waktu, jalan lain pun diambil. Tumpukan sampah itu kini dialihkan ke tempat pembuangan di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengonfirmasi peralihan ini. Menurutnya, sekitar 200 ton sampah per hari akan dikirim ke lokasi baru tersebut untuk kurun waktu dua minggu ke depan.
"Ke Cileungsi ini diambil untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah di titik-titik pemukiman maupun ruang publik di Tangsel," ucap Benyamin di Tangerang, Kamis lalu.
Dia menegaskan, penghentian ke Cilowong hanya bersifat sementara. Namun begitu, situasi darurat ini rupanya jadi momentum evaluasi. Pemerintah kota, kata Benyamin, tak boleh terus bergantung pada kerja sama antar-daerah yang sifatnya dadakan.
"Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemkot Tangsel tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah," katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, "Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, agar ke depan Tangsel memiliki kemandirian dalam pengelolaan limbah."
Artikel Terkait
Tarif TransJakarta Tak Naik, Anggaran Subsidi Justru Dipangkas
Bogor Angkat Bicara Soal Rencana Kirim Sampah Tangsel ke Wilayahnya
Gunungan Sampah Ancam Permukiman di Belakang Pasar Kramat Jati
Isra Mikraj 2026 Jatuh 16 Januari, Berstatus Libur Nasional