"Intinya, mendorong masyarakat untuk tetap produktif. Baik dalam hal penghasilan, maupun lewat inovasi dan kreativitas. Ekonomi harus bergerak lagi."
Nah, kelompok kerja ini sebenarnya sudah mulai bergerak sejak 9 Desember 2025. Momentumnya adalah berakhirnya status tanggap darurat di Sumatera Barat pada tanggal tersebut.
"Kita mulai kerja pascadarurat tanggal 9 Desember di Sumbar. Saat itulah status tanggap darurat dinyatakan selesai, dan kita masuk fase recovery dan rehabilitasi," jelas Cak Imin.
Lalu, sudah sejauh mana progresnya? Saat ini, Pokja tengah fokus pada pendataan dan rehabilitasi aset. Namun, Cak Imin mengakui bahwa pekerjaan ini belum sepenuhnya tuntas.
"Yang sudah dilakukan sampai hari ini adalah pendataan-pendataan. Tentu belum sempurna," katanya.
"Masih banyak pendataan aset, recovery, rehabilitasi aset yang harus diselesaikan. Ini akan kita dorong lewat pemerintah daerah agar masyarakat semakin produktif."
Artikel Terkait
Pelaku Pembunuh karena Utang Ditangkap Saat Jaga Bos di Rumah Sakit
Serangan Malam di Kyiv: Dua Puluh Rumah Hancur, Bahkan Kedutaan Qatar Tak Luput
Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini Alasan Ahli Hukum dan Komisi III DPR
Setelah Berbulan di Tenda, Korban Banjir Aceh Tamiang Akhirnya Menemukan Hunian Sementara