Kompolnas baru saja merilis laporan kinerjanya untuk tahun 2025. Salah satu poin penting yang diungkap adalah pemberian sejumlah rekomendasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Kompolnas, Arief Wicaksono, memaparkan peran lembaganya. Intinya, mereka bertugas memberi masukan dan arahan kebijakan ke Presiden. Tujuannya jelas: mendukung terciptanya kepolisian yang profesional dan bisa berdiri sendiri.
“Pemberian arah kebijakan tersebut dilaksanakan melalui pengkajian mendalam terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat, evaluasi kinerja Polri, serta hasil pengawasan terhadap berbagai isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat,” jelas Arief.
Dia berbicara dalam jumpa pers di Kantor Kompolnas, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Lalu, apa saja rekomendasi yang disampaikan ke Prabowo? Ada tiga poin utama.
Pertama, soal penguatan kepolisian. Fokusnya pada profesionalisme, kesetaraan gender, plus perlindungan bagi perempuan dan anak.
Kedua, rekomendasi itu menyentuh penguatan perlindungan untuk kelompok rentan. Tak ketinggalan, isu kesehatan mental personel Polri juga jadi perhatian serius.
Dan yang ketiga, Kompolnas mendorong penguatan paradigma pelayanan Polri dalam konteks menjaga demokrasi.
Menurut Arief, kerja Kompolnas sepanjang tahun ini konsisten mendukung prioritas nasional. Terutama dalam pemeliharaan Kamtibmas dan peningkatan kualitas pelayanan polisi.
“Sepanjang tahun 2025, Kompolnas melaksanakan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Polri serta mengidentifikasi sejumlah isu strategis yang menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan,” tuturnya.
Ia menambahkan, semua upaya ini sejalan dengan tema RKP 2025 tentang akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Juga selaras dengan Asta Cita Presiden yang menekankan demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.
Artikel Terkait
Polres Karawang Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Ayah Kandung pada Anak
ERT NHM Diterjunkan Bantu Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono, Tiga Pendaki Dinyatakan Meninggal
Kapal Bantuan Gaza Dicegat, Relawan As’ad Aras Kisahkan Detik-Detik Mencekam di Laut
Menkeu Yakin Ekonomi Indonesia Tembus Enam Persen pada 2027 Meski Geopolitik Global Tak Pasti