Penetapan resminya tetap menunggu sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. Sidang itulah yang nanti menentukan 1 Syawal secara sah.
Di sisi lain, Muhammadiyah sudah lebih dulu mengeluarkan keputusan. Melalui Kalender Hijriah Global Tunggal mereka, Idul Fitri 1447 H versi Muhammadiyah akan jatuh lebih awal, yaitu pada Jumat, 20 Maret 2026. Jadi, bisa dibilang ada selisih satu hari antara prediksi pemerintah dan penetapan Muhammadiyah.
Potensi Libur Panjang yang Menjanjikan
Kalau merujuk SKB tiga menteri, jadwal libur Idul Fitri 2026 cukup panjang. Rinciannya mulai dari cuti bersama di Jumat, 20 Maret, lalu libur nasional di Sabtu dan Minggu (21-22 Maret), dan ditutup cuti bersama lagi pada Senin dan Selasa (23-24 Maret).
Yang menarik, libur Lebaran tahun depan ini berdekatan dengan hari raya Nyepi. Jadinya, potensi libur panjangnya makin menggoda. Cuti bersama Nyepi jatuh di Rabu, 18 Maret, dan libur nasional Nyepi di Kamis, 19 Maret. Kalau disambung, masyarakat berpeluang menikmati masa libur dari Rabu, 18 Maret, hingga Selasa, 24 Maret 2026. Lumayan panjang, kan?
Jadi, meski tiket keretanya belum dijual, tidak ada salahnya untuk mulai mengatur rencana. Siapa tahu, dengan persiapan yang baik, mudik tahun depan bisa lebih tenang dan nyaman.
Artikel Terkait
Banyumas Olah Sampah Jadi Bahan Bakar, Capai 100 Ton RDF per Hari
Australia dan Palembang Perdalam Kerja Sama Sanitasi dan Lingkungan
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59
Wanita dan Bayinya Tewas Diduga Usai Melahirkan di Kamar Mandi Kos Batam