Libur Natal dan Tahun Baru kali ini memang berlangsung lebih aman. Setidaknya, itulah yang terlihat dari data korban jiwa akibat kecelakaan. Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Raharja, mengonfirmasi pihaknya telah menyalurkan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Jumlahnya mencapai 495 orang.
"Kami mencatat korban meninggal dunia yang sudah diberikan santunan sebanyak 495 orang," ujar Awaluddin di Bekasi, Minggu (4/1/2026).
Ia lantas merujuk pada data yang disampaikan Kakorlantas. Angka itu, kata dia, menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. "Turun kurang lebih 7 persen dibanding periode sama tahun lalu," imbuhnya.
Meski turun secara nasional, peta persebaran korban ternyata tidak merata. Jawa Timur masih mencatatkan angka tertinggi yang cukup memprihatinkan.
"Pertama Jawa Timur dengan 109 korban. Kemudian Jawa Tengah sekitar 95 korban. Yang ketiga adalah Jawa Barat dengan 43 korban meninggal dunia," papar Awaluddin lebih rinci.
Di sisi lain, posisi terendah justru dipegang oleh Jawa Barat.
Awaluddin tak lupa menyampaikan apresiasi. Ia berterima kasih kepada jajaran Kakorlantas Polri pimpinan Irjen Agus Suryonugroho, juga Jasa Marga, atas upaya penekanan angka kecelakaan ini. Kolaborasi itu, menurutnya, akan terus dijaga.
"Bagi kita semua, hasil kolaborasi ini sudah nyata. Terlihat dari kinerja operasi di lapangan yang meningkat, yang berujung pada turunnya korban kecelakaan," sambungnya.
Dampaknya jelas: kelancaran transportasi selama Nataru 2025-2026 pun jauh lebih baik. Dan itu, tentu saja, kabar yang menggembirakan.
Artikel Terkait
Stasiun Depok Baru Dinilai Tidak Aksesibel, Warga Keluhkan Ketiadaan Lift untuk Pindah Peron
Konami Umumkan Castlevania: Belmonts Curse, Rilis 2026 untuk Rayakan 40 Tahun Warisan
Mantan Pacar dan Suami Cekik Korban hingga Mobil Rp 180 Juta Dicuri di Tol Karang Tengah
Menteri Fadli Zon Tinjau Museum Mpu Tantular, Soroti Pentingnya Revitalisasi Tata Pamer