WFA dan Truk Dibatasi, Polisi Andalkan Dua Jurus Ini untuk Lancarkan Mudik Lebaran

- Minggu, 04 Januari 2026 | 21:35 WIB
WFA dan Truk Dibatasi, Polisi Andalkan Dua Jurus Ini untuk Lancarkan Mudik Lebaran

Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menilai kebijakan "work from anywhere" atau WFA terbukti ampuh. Ampuh untuk apa? Ternyata untuk mengurai kemacetan parah selama arus mudik dan balik Natal-Tahun Baru kemarin. Nah, karena dinilai sukses, polisi berencana menerapkan skema serupa saat Operasi Ketupat Lebaran nanti.

Agus mengungkapkan hal ini usai memantau langsung situasi lalu lintas di sekitar Sentul, Bogor, pada Minggu (4/1). Cuaca terik siang itu tak menyurutkan perbincangannya dengan para wartawan.

"Kami sudah bincang-bincang dengan Pak Menhub," ujar Agus.

"Nanti pada saat Operasi Ketupat pun juga kita pikirkan hari-hari apa dilakukan "work from anywhere"."

Jadi, intinya pola ini akan diadopsi lagi. Bukan cuma itu, ada satu kebijakan lain yang juga dianggap berhasil: pembatasan operasional truk tronton atau sumbu tiga. Aturan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) itu disebut-sebut berperan besar menekan angka kecelakaan.

Makanya, untuk Lebaran tahun ini, aturan serupa bakal dihidupkan kembali. Agus menekankan, soal keselamatan di jalan raya ini tidak bisa ditawar-tawar.

"Termasuk juga pembatasan sumbu tiga. Ini sangat penting karena memang keselamatan, kelancaran itu yang paling utama," tegasnya.

"Kita pastikan bahwa kendaraan itu berkeselamatan, jalan itu berkeselamatan, termasuk pengemudi yang berkeselamatan."

Semua evaluasi dan persiapan ini, menurut Agus, adalah bagian dari dinamika tahunan menghadapi arus mudik. Baik saat Nataru maupun Lebaran. Lalu, bagaimana sebenarnya konsep WFA ini bisa membantu?

Agus menerangkan, ide awalnya sederhana: mengurai kepadatan. Dengan memberi fleksibilitas kerja dari mana saja, gelombang pemudik jadi tidak memuncak di hari yang sama. Alhasil, arus lalu lintas pun lebih mudah diprediksi dan dikendalikan.

"Work from anywhere ini sebetulnya kan kajiannya bagaimana kita bisa mengurai arus mudik dan arus balik," imbuhnya.

"Dan kita bisa memprediksikan ketika terurai panjang, itu kan "traffic counting" di jalan itu kan lebih bisa dikendalikan."

Jadi, dua strategi itu WFA dan pembatasan truk akan jadi andalan lagi. Tujuannya jelas: mengurangi kemacetan sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan saat puncak arus mudik Lebaran mendatang.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar