Isra Mikraj 2026 Jatuh pada 16 Januari, Libur Nasional di Awal Tahun

- Minggu, 04 Januari 2026 | 16:45 WIB
Isra Mikraj 2026 Jatuh pada 16 Januari, Libur Nasional di Awal Tahun

Bagi umat Islam, mengetahui penanggalan hari besar agama itu penting banget. Mau untuk ibadah, ngatur jadwal pengajian, atau sekadar ngeplan acara keluarga. Nah, salah satu momen yang selalu ditunggu adalah peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Biasanya, kita pada sibuk cari info, nih, kapan tepatnya hari itu jatuh dan bagaimana konversinya ke kalender Masehi.

Untuk tahun ini, peristiwa agung itu diperingati di bulan Januari. Tepatnya kapan, sih? Dan ini yang ke berapa ya dalam hitungan kalender Hijriah?

Tanggal 27 Rajab 1447 H

Seperti yang kita tahu, Isra Mikraj selalu jatuh setiap 27 Rajab. Kalau merujuk pada kalender Hijriah yang dikeluarkan Kementerian Agama yang jadi patokan resmi di Indonesia tanggal tersebut tahun ini bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026. Artinya, ini adalah peringatan Isra Mikraj yang ke-1447 sejak kalender Hijriah mulai digunakan.

Jadi, tanggalnya sudah jelas. Sekarang tinggal kita yang menyiapkan diri, baik secara spiritual maupun… rencana liburan. Iya, soalnya kan hari itu ditetapkan sebagai libur nasional.

Hari Libur Nasional di Tahun 2026

Pemerintah memang sudah menetapkan Isra Mikraj sebagai salah satu hari libur. Dasarnya adalah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2024. Nah, detail tanggal merahnya sendiri diumumkan lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Dan untuk tahun 2026, berdasarkan SKB terbaru itu, Jumat tanggal 16 Januari resmi jadi hari libur nasional. Cocok nih buat yang pengin punya long weekend di awal tahun.

Makna di Balik Peringatan

Lalu, sebenarnya apa sih inti dari peristiwa Isra Mikraj ini? Singkatnya, ini adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sangat dahsyat. Dalam satu malam, Beliau melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina (Isra), kemudian naik ke Sidratul Muntaha (Mikraj).

Di sinilah titik pentingnya.

Pada momen inilah, kewajiban salat lima waktu diturunkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad. Jadi, selain jadi bukti kekuasaan Allah, peristiwa ini adalah pangkal dari salah satu rukun Islam yang paling utama.

Kemenag sering mengingatkan, Isra Mikraj bukan cuma cerita masa lalu. Nilai-nilainya tentang keimanan, keteguhan ibadah, dan penguatan spiritual masih sangat relevan buat dihayati sekarang. Setiap tahun, peringatannya mengingatkan kita kembali pada esensi salat sebagai tiang agama.

Jadi, sambil menikmati hari libur tanggal 16 Januari nanti, semoga kita juga bisa mengambil hikmah yang dalam dari peristiwa agung ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar