Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Presiden AS Donald Trump mengklaim pasukannya berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta sang istri, Cilia Flores. Operasi ini disebut-sebut bagian dari serangan skala besar yang dilancarkan Amerika terhadap Venezuela. Dengan ini, Maduro pun masuk dalam daftar panjang pemimpin negara yang pernah dicokok oleh pemerintah AS.
Menurut laporan BBC dan Al-Jazeera pada Minggu (4/1/2026), penangkapan itu terjadi sehari sebelumnya, tepatnya Sabtu (3/1) waktu setempat. Setelah ditahan, Maduro langsung dibawa keluar dari Venezuela dan diterbangkan ke Amerika Serikat.
Latar belakangnya? Trump sudah berkali-kali menuding Maduro terlibat dalam jaringan kartel narkoba. Bahkan, AS telah memasukkan nama Maduro dalam daftar buronan kasus narkoba dengan harga mahal imbalan penangkapannya mencapai Rp 815 miliar. Serius banget.
Maduro sendiri tentu saja membantah semua tuduhan itu. Tapi, bantahannya sepertinya tak digubris. Operasi militer AS justru makin gencar, menyasar kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba dari perairan Venezuela.
Ketegangan pun memuncak dengan cepat. Eskalasi militer berujung pada serangan langsung ke ibu kota Caracas. Dari situlah, menurut klaim Trump, pasukannya berhasil menyergap dan menahan Maduro bersama istrinya.
Nah, dengan penangkapan ini, bertambahlah lagi nama pemimpin dunia yang pernah merasakan "tangan besi" Amerika. Berikut beberapa contoh lainnya:
Artikel Terkait
Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Jumlah Siswa Baru di SMA Swasta hingga 50 Persen
Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi Berbasis Biometrik yang Percepat Pemulangan Jemaah Haji Jatim
85 Mitra Hanania Group Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Capai Rp20 Miliar
Pemprov DKI Genjot Infrastruktur Pengendali Banjir, Target Normalisasi Sungai Ciliwung Tuntas