Angin Kencang Robohkan Kamar Warga Bogor, Empat Penghuni Terpaksa Mengungsi

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 20:55 WIB
Angin Kencang Robohkan Kamar Warga Bogor, Empat Penghuni Terpaksa Mengungsi
Rumah Rusak Diterjang Angin di Bogor, Penghuni Mengungsi

Rumah Rusak Diterjang Angin di Bogor, Penghuni Mengungsi

Sabtu pagi di Desa Tugujaya, Cigombong, tak seperti biasanya. Langit mendadak gelap, lalu hujan turun dengan derasnya. Tak lama berselang, angin kencang pun menyusul, menerjang kawasan itu. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, memaksa penghuninya untuk segera meninggalkan tempat tinggal mereka.

Menurut keterangan dari BPBD Kabupaten Bogor, peristiwa ini terjadi sekitar pukul setengah sembilan pagi. "Dikarenakan hujan yang cukup deras disertai angin mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan," jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik, M Adam Hamdani.

Dia melanjutkan, rumah itu dihuni oleh empat orang. Kerusakannya terpusat pada bagian kamar dan kamar mandi yang ambruk.

"Perkiraan hasil kaji cepat rumah rusak sedang berisi 4 jiwa. Kerusakan tembok bagian kamar dan kamar mandi ambruk akibat konstruksi bangunan yang tidak menggunakan slup, ditambah struktur bangunan yang sudah mulai rapuh,"

Rupanya, konstruksi bangunan yang kurang kokoh jadi salah satu pemicu. Adam menyebut bangunan itu tak memakai slup dan strukturnya memang sudah rapuh. Jadi, ketika angin besar datang, bagian-bagian tertentu langsung rontok.

Begitu mendapat laporan dari warga, petugas BPBD langsung bergerak ke lokasi. Penanganan darurat dilakukan selama kurang lebih satu jam. Namun begitu, kondisi rumah belum bisa diperbaiki saat itu juga. Yang jelas, pemilik rumah sudah terpaksa mengungsi.

Untungnya, tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski begitu, rasa was-was pasti menghinggapi. Untuk sementara, keluarga tersebut mencari perlindungan di tempat yang lebih aman.

"Penghuni mengungsi ke Majelis Taklim Al-Mughni Nurul Ikhlas. Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,"

Kini, mereka menunggu bantuan dan penanganan lanjutan. Kejadian di Cigombong ini kembali mengingatkan betapa cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba. Dan, kondisi bangunan yang tak prima sering jadi faktor pertama yang ambrol.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar