Gelombang arus balik Nataru masih terasa kencang di Jakarta. Hingga Sabtu (3/1) pagi, stasiun-stasiun utama di ibu kota masih dipadati penumpang yang baru tiba. Pasar Senen dan Gambir, seperti biasa, jadi titik terpadat.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membeberkan datanya. "Arus balik masih cukup tinggi. Hingga pukul 08.00 tadi, penumpang yang tiba di wilayah kami mencapai 51.165 orang. Yang berangkat lebih sedikit, 39.648 orang," ujarnya.
Dia melanjutkan, "Kalau dilihat khusus untuk kereta jarak jauh, angka kedatangannya bahkan lebih besar: 45.075 orang turun, sementara yang naik 33.408."
Pergerakan penumpang memang terkonsentrasi di beberapa titik. Di Pasar Senen, misalnya, tercatat 15.324 penumpang turun dan hampir 14.000 yang naik. Gambir tak kalah ramai dengan lebih dari 14.000 kedatangan. Bekasi dan Jatinegara juga mencatat aktivitas yang sangat signifikan.
Secara kumulatif, sejak periode Nataru dimulai 18 Desember lalu, Daop 1 Jakarta sudah melayani pergerakan lebih dari 1,5 juta penumpang. Angkanya cukup fantastis: 763 ribu orang berangkat dan 745 ribu orang tiba.
Namun begitu, puncaknya diprediksi belum terjadi. Franoto menyebut hari Minggu, 4 Januari, akan menjadi puncak kedatangan. "Kami prediksi besok akan ada sekitar 49.812 penumpang yang turun dan 37.498 yang naik. Trennya masih akan naik karena penjualan tiket juga masih aktif," tambahnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim AS Akan Ambil Kendali Venezuela Usai Penangkapan Maduro
Operasi Lilin 2025: 33.800 Gereja hingga Ribuan Titik Keramaian Diawasi Ketat
Trump Unggah Foto Maduro Dirantai di Kapal Perang AS
Arus Balik Nataru Belum Reda, Puncaknya Diprediksi Besok