Lilin kembang api. Dari benda kecil itulah, menurut otoritas Swiss, malapetaka di sebuah bar mewah di resor ski Crans-Montana berawal. Setidaknya 40 nyawa melayang dalam kebakaran malam Tahun Baru yang mengerikan itu.
Jaksa setempat, Beatrice Pilloud, membeberkan temuan awal pada Jumat lalu. Dari rekaman video dan keterangan saksi, fokus penyelidikan mengerucut pada kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol sampanye.
"Semua indikasi menunjukkan bahwa api bermula dari kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol-botol sampanye,"
ujar Pilloud dalam konferensi pers.
Dia melanjutkan, meski hipotesis ini kuat, belum ada konfirmasi final. Tapi yang jelas, setelah percikan api itu muncul, segalanya berlangsung sangat cepat. "Dari situ, kebakaran yang cepat, sangat cepat, dan meluas pun terjadi," sebutnya.
Artikel Terkait
Real Sociedad dan Alaves Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Injury Time
Adik Bupati Tulungagung yang Jadi Anggota DPRD Diamankan KPK sebagai Saksi
Imigrasi Bentuk Tim Khusus dan Fast Track untuk Permudah Atlet Asing
OJK Jabar Soroti Pentingnya Inovasi dan Jaringan untuk Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah