Lilin kembang api. Dari benda kecil itulah, menurut otoritas Swiss, malapetaka di sebuah bar mewah di resor ski Crans-Montana berawal. Setidaknya 40 nyawa melayang dalam kebakaran malam Tahun Baru yang mengerikan itu.
Jaksa setempat, Beatrice Pilloud, membeberkan temuan awal pada Jumat lalu. Dari rekaman video dan keterangan saksi, fokus penyelidikan mengerucut pada kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol sampanye.
"Semua indikasi menunjukkan bahwa api bermula dari kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol-botol sampanye,"
ujar Pilloud dalam konferensi pers.
Dia melanjutkan, meski hipotesis ini kuat, belum ada konfirmasi final. Tapi yang jelas, setelah percikan api itu muncul, segalanya berlangsung sangat cepat. "Dari situ, kebakaran yang cepat, sangat cepat, dan meluas pun terjadi," sebutnya.
Artikel Terkait
18 Negara Kecam Kebijakan Baru Israel di Tepi Barat sebagai Upaya Aneksasi
Harga Daging Ayam di Pasar Prawirotaman Yogyakarta Naik Menjelang Ramadan
Sudinsos Jakbar Kejar Wanita Viral Penunggak Bayar Makan dan Transportasi
Pemprov DKI Alokasikan Rp 50 Miliar dari Dana KLB untuk Revitalisasi Anjungan Jakarta di TMII